Fairuz A Rafiq dikenal sebagai sosok yang sangat peduli terhadap pendidikan agama bagi anak-anaknya. Salah satu upaya aktif yang dilakukan adalah dengan secara langsung memantau hafalan Al-Qur’an mereka.
Salah satu momen yang mengesankan bagi Fairuz adalah semangat anak-anaknya dalam menghafal. Anak sulungnya, King Faaz, bahkan menetapkan target yang aspirasional untuk perjalanan hafalannya.
“Sekarang Abang Faaz insyaallah nanti sebelum kenaikan kelas akan wisuda juz 27 dan 26,” ujar Fairuz A Rafiq yang ditayangkan dalam sebuah program. Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini hafalan putranya sudah memasuki surat Al Waqiah.
Peran dan Komitmen Fairuz dalam Pendidikan Agama Anak
Pendidikan agama merupakan bagian penting dalam perkembangan karakter anak. Fairuz memahami betul bahwa pengajaran nilai-nilai agama akan membentuk identitas mereka di masa depan.
Dengan mengawasi hafalan Al-Qur’an, Fairuz menciptakan lingkungan akademis yang kondusif di rumah. Hal ini juga membantu anak-anaknya untuk merasakan kekuatan spiritual yang mendalam.
Semangat dalam menghafal Al-Qur’an menjadi salah satu prioritas utama keluarga mereka. Fairuz sangat bersyukur karena anak-anaknya menunjukkan motivasi yang tinggi dalam mencapai target hafalan tersebut.
Prestasi Anak-anak dalam Menghafal Al-Qur’an
Fairuz menekankan pentingnya setiap pencapaian meskipun kecil dalam proses belajar. Ia percaya bahwa setiap langkah menuju keberhasilan harus dirayakan dan dihargai.
Salah satu yang membanggakan adalah ketika putrinya, Queen Eijaz Slofa, berhasil menghafal Juz Amma. Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi adiknya untuk terus melanjutkan hafalan tersebut.
“Alhamdulillah anak-anak hafalannya lancar dan insyaallah adiknya nanti kelas 2 ini sebelum kenaikan kelas, akan wisuda Juz 30,” tambah Fairuz dengan penuh kebanggaan. Ia menunjukkan keyakinan akan kemampuan putranya dan adiknya.
Nilai-Nilai yang Ditanamkan Melalui Hafalan
Fairuz menganggap bahwa hafalan Al-Qur’an bukan sekadar kegiatan formal, melainkan sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual pada anak-anaknya. Kedewasaan dan keteguhan hati menjadi salah satu focus utama dalam pendidikan mereka.
Penghafalan Al-Qur’an juga menjadi media untuk mengajarkan disiplin dan konsistensi. Fairuz mendorong anak-anaknya untuk terus berusaha dan tidak menyerah di tengah berbagai tantangan.
“Pokoknya dua targetnya, sebelum kenaikan kelas, juz 26 sudah wisuda,” ucapnya dengan penuh harapan. Melalui metode ini, Fairuz berharap anak-anaknya dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia.
